Kamis, 05 Februari 2015

PANTAI BLADO DAN LONGKANGAN



PANTAI BLADO DAN LONGKANGAN


Pantai Blado terletak di desa Munjungan kecamatan Munjungan, 49 km arah selatan dari kota Trenggalek, ± 230 km dari Surabaya. Luas pantai Blado ±25 ha dengan panjang 3 km. Pantai Blado merupakan pantai dengan ombak yang besar dan sangat alami untuk dikunjungi dan sangat cocok untuk selancar air (surving). Sebagai obyek wisata, Pantai Blado memiliki panorama laut bebas yang indah, tempat luas untuk berjemur dan berselancar. Selain itu, di Pantai Blado juga ada kegiatan sedekah laut (Longkangan) yang dilaksanakan masyarakat nelayan Munjungan setiap hari Jumat Kliwon bulan Selo penanggalan Jawa. Fasilitasa yang tersedia di Pantai Blado berupa Pondok wisata, penginapan kuda laut, area parkir, gardu pandang, panggung hiburan yang biasa digunakan berkala waktu (liburan sekolah, paska hari raya dan tahun baru, cafe skala lokal.
Untuk mencapai Pantai Blado, obyek wisata yang berada di IKK Munjungan dapat melalui jalur jalan ke Gandusari dan Kampak atau melalui kecamatan Dongko dengan kondisi jalan aspal baik hingga sedang, cukup menantang, tipikal jalan pegunungan (areal Perhutani berkelok-kelok, banyak tikungan tajam dan sempit, membutuhkan kewaspadaan tinggi. Dari IKK Munjngan menempuh jarak 2 km ke selatan dilalui arah jalan Munjungan – Panggul, untuk menuju pantai masuk sejauh 200 meter melalui jalan tanah. Mode transportasi umum sampai IKK Munjungan minibus kode S2 (jurusan Trenggalek-Kampak-Munjungan).
Untuk yang belum tahu jalan menuju Munjungan itu seperti apa, ini dia sedikit fotonya....





Dan ini Pantai di Munjungan yang sangat sangat terkenal yaitu Pantai Blado










Adalah labuh Laut Longkangan, upacara adat yang biasa dilakukan masyarakat nelayan di pantai Kecamatan Munjungan setiap hari Jumat Kliwon di bulan Selo penanggalan Jawa. Longkangan dilaksanakan sebagai ungkapan syukur nelayan Munjungan atas melimpahnya tangkapan hasil melaut sekaligus peringatan kepada leluhur yang babat Munjungan utamanya kepada Roro Puthut yang konon oleh Ratu Pantai Selatan dipercaya mengawasi kawasan pantai di Munjungan.

Upacara biasa dimulai jelang sore dengan Kirab Tumpeng Agung dari Pendopo Kecamatan Munjungan sampai di Pantai Blado yang dipimpin langsung oleh Camat Munjungan dan semua Kepala Desa seKecamatan Munjungan dan diiringi oleh dayang-dayang serta rombongan jaranan yang berpakaian adat Jawa.

Tiap Longkangan, masyarakat Munjungan dan sekitarnya selalu berduyung-duyung menyaksikan upacara adat ini di sepanjang jalan yang dilewati rombongan kirab. Upacara pun diakhiri dengan menghanyutkan Tumpeng Agung di tengah lautan Pantai Blado.









0 komentar:

:a: :b: :c: :d: :e: :f: :g: :h: :i: :j: :k: :l: :m: :n:

Posting Komentar